Sunday, January 29, 2017

, ,

(The Maze Runner #5) The Fever Code - James Dashner


Judul: The Fever Code
Penulis: James Dashner
Penerjemah: Eka Suryana Saputra
Penyunting: Yunita Candra
Desain sampul: Andreas Kusuahadi
Penerbit: Bentang Pustaka



Blurb:

Pertama, dunia hancur: hutan-hutan terbakar, danau serta sungai mengering, dan permukaan laut naik.


Lalu, datanglah wabah: demam menyebar ke seluruh dunia. Kematian melanda, kekerasan berkuasa, dan pembunuhan merajalela.


Dalam keputusasaan, muncullah WICKED yang mencari solusi untuk menyelamatkan dunia. Mereka lantas menemukan anak laki-laki yang sempurna. Anak itu bernama Thomas.


The Fever Code adalah prekuel kedua dari serial The Maze Runner yang fenomenal. Di sini, kesetiaan akan diuji, kebohongan akan terbongkar, serta semua rahasia akan terjawab. Ini adalah kisah bagaimana Thomas menciptakan maze ... dan hanya dia yang mampu menghancurkannya. 

Non-spoiler summary

 The Fever Code bercerita tentang bagaimana terciptanya maze dan keadaan di WICKED. Jadi gini, kan yang pertama kali terbit dari serial ini itu The Maze Runner, kemudian disusul The Scorch Trials, dan The Death Cure.



Nah, kan di Death Cure ceritanya udah selesai, tuh. Tapi terus, terbit The Kill Order. Buku ini adalah prekuelnya The Maze Runner (cerita sebelumnya gitu), yang nyeritain gimana keadaan dunia luar--pas ledakan radiasi matahari, Flare, dan sebagainya.



Nah, terus terbitlah terang The Fever Code ini. Di sini diceritain tentang WICKED. Awal pembangunan maze, apa yang dikerjain Thomas dan temen-temennya sebelum masuk maze, dll.

Di awal cerita ini, kita udah disuguhi sama kisah Newt waktu dia diambil dari orangtuanya. Ngelihat nama Newt gitu aja saya udah mau nangis rasanya.

KANGEN BANGET PARAHH.



Terus, cerita pun berlanjut ke kehidupan Thomas. Thomas juga diambil dari keluarganya dan dia kemudian 'diasuh' WICKED. Tapi, Thomas itu kayak diasingkan. Selama bertahun-tahun tinggal di WICKED, dia cuma sekolah (tanpa temen), ngejalanin tes darah, pengecekkan ini-itu buat penelitian WICKED, dsb. 

Sampai suatu hari, dia ngelihat anak-anak lain--Teresa, Minho, dan Newt. Thomas jadi penasaran sama mereka. Terus, setelah beberapa waktu, dia dibolehin ketemu Teresa. Dan kemudian, dia juga mulai mengendap-endap ketemu sama anak-anak lain, dan yah... begitulah kehidupan pertemanan Thomas. Saya enggak mau terlalu banyak spoiler soal pertemannya Thomas. HEHE.

"Mereka melupakan rasa takut, dan mereka merasa aman. Inilah waktu terbaik dalam hidup mereka."

Nah, soal penelitian WICKED sendiri, di cerita ini, yang jadi Kanselir bukan Ava Paige. Nah loh, kenapa di The Maze Runner bisa jadi Ava? 



Terus, di Fever Code ini juga bakal dijelasin apa yang dilakuin Thomas sama Teresa buat ngebantu pembuatan maze ini, apa tujuan WICKED, hubungan Thomas-Teresa, dan ada nama asli Thomas juga LHOOO




Pokoknya buku ini adalah bacaan wajib buat kalian semua yang udah baca serial The Maze Runner sampai Kill Order, atau yah, seenggaknya sampai The Death Cure. Kalau kalian belum baca sampai Death Cure dan enggak pengin kena spoiler, mendingan jangan baca buku ini dulu HEHE.

Writing

Untuk bahasa terjemahannya, saya cukup suka, kok. Ngalir dan enggak kaku-kaku banget. Walaupun ada beberapa typo, dan ada yang aneh.

Misal, tiba-tiba ada karakter ngomong "Enggak" padahal sebelum-sebelumnya ngomong "Tidak". Menurut saya, itu agak menganggu sih, apalagi di buku terjemahan.

Tapi secara keseluruhan, saya cukup suka kok xD

Characters

UUGHH KARAKTERNYA BANYAK BANGET YANG MAU SAYA BAHAS OHTIDAAKKK SAYA HARUS MEMILIH.

OK.

Hm, okeoke, setelah dipikir-pikir, saya pilih Thomas, Teresa, Newt, sama Ava Paige aja ya. Okok. 

Yang pertama, ada Thomas!


AAAA DYLANN < 33


Ok. Salah fokus.

Saya suka banget bisa ngikutin jalan pikiran Thomas lagi! KANGENN! Saya suka gimana cara dia berpikir, bertindak, dan sebagainya. Sebagai tokoh utama cowok, menurut saya dia enggak sok jagoan. Kadang dia penakut, tapi buat hal-hal yang sangat masuk akal dan manusiawi. Justru enggak masuk akal kalau dia enggak takut dan ragu.

Dan, kini dia harus mengatakan sesuatu yang cerdas, sesuatu yang mendalam, sesuatu yang akan mengikat mereka bersama dan memulai perjalanan mengerikan ini.

"Ini berengsek."





Saya juga ngerti banget dilemanya Thomas. Antara mau menggantungkan harapan kepada WICKED atau menyelamatkan teman-temannya. AAHH : ""

"Ini dunia yang ganjil. Namun, Thomas masih hidup, dan dia menjalani kehidupannya."


Terus ada Teresaa!

"Jika ada ang akan kuajarkan padamu dalam hidup ini, Anakku, itu yang harus kau ingat. Jangan cari masalah dengan Teresa."




Saya inget banget, waktu baca serial The Maze Runner, saya tuh rasanya kesell banget sama Teresa. Beneran deh. Saya enggak suka banget sama dia. Pokoknya saya tim Brenda. Gak mau tahu.

Tapi pas baca Fever Code ini, saya jadi lebih apa ya... mengerti Teresa gitu, lho. Apalagi saya juga udah baca Kill Order, jadi saya lebih tahu tentang latar belakang si Teresa. Dan jujur aja, sejak saya tahu itu, saya jadi enggak terlalu kesel lagi sama dia.

Walaupun kalau nginget apa yang dia lakuin di serial The Maze Runner dan di akhir buku ini, tetep aja sih saya rada-rada kesel. Cuma yah, jadi enggak kesel sedendam kesumat dulu haha.

Di Fever Code ini, saya tahu kalau Teresa itu ternyata cewek yang bold, teguh, tangguh, tapi di beberapa titik tertentu, dia juga butuh tempat buat bersandar. Intinya, dia manusia normal




Kemudian, ada Newt! Mungkin kalian bertanya-tanya kenapa saya pilih Newt di antara Gladers yang lain. Jawabannya adalah...

SAYA SAYANG NEWT : "




Beneran. Gaboong. Saya kangen banget sama dia. Kayak yang saya bilang di atas, begitu awal cerita dimulai dari kisahnya Newt, saya pengin nangis haha.

Udah gitu, ternyata Newt punya adek yang adalah....

JENGJENG.

HAHAHA. SIAPA HAYO.

Yang jelas, karakter Newt dari sebelum masuk ke maze itu sama. Dia The Glue




Bukan pemimpin, tapi dia punya hawa-hawa mengikat orang lain gitu, lho. Newt juga sayang banget sama adiknya.




Terakhir, Ava Paige!




Di bayangan saya, dari dulu kan Ava Paige jahat ya. Nah, bukannya di buku ini jadi baik apa gimana sih. Cuma pas awal-awal doi lumayan baik dan kelihatannya enggak mungkin jadi Ava Paige si Jahat di serial The Maze Runner, tapi yah... kita emang enggak pernah bisa tahu jalan pikiran orang ya. Haha.

"Selalu ada alasan untuk setiap hal yang tidak kau mengerti." 

Plot


Saya suka sama alur cerita sebelum The Maze Runner ini. Tapi menurut saya, kadang ada beberapa bagian yang membosankan dan terlalu lambat. Yah, walaupun tetap pas dan enggak mengurangi keseruannya, tetap aja saya jadi agak bosan pas di awal-awal dan agak di tengah gitu. Apalagi pas Percobaan Maze-nya udah dimulai. Agak ngebosenin gitu sih, menurut saya.




Tapi secara kesuluruhan, saya tetep suka! Akhirnya, dengan berbagai konflik di dalamnya, buku ini berhasil mengubah perspektif saya terhadap beberapa karakter (yang paling besar, terhadap Teresa). Buku ini juga sukses bikin saya greget pengin baca ulang The Maze Runner wkwk.

Other things

Well, saya udah LAMA BANGET enggak masuk ke dunianya Thomas, dan begitu saya nyemplung lagi ke dunia penuh Crank ini, barulah terasa kangennya : "

Saya beli buku ini dari Oktober tahun 2016 (iya, udah lama banget. keren ya saya). Pertama kali saya tertarik banget beli karena COVER-NYA BAGUS BANGET GANGERTI LAGI.

Dan waktu beli, saya dapet tas WCKD IS GOOD kayak gini:




Tapi... TASNYA KEMUDIAN HILANG.

HILANG.

HILANG!



PADAHAL TASNYA BAGUS BANGET ;--;;;;;

Ok. Mulai OoT.

Balik lagi.

Jadi yah, begitu. Silakan baca buat kalian semua yang kangen sama dunia Crank dan Flare ini. Dijamin enggak bakal nyesel deh bacanya!

Walaupun kayak yang udah saya sempat singgung di atas, typo-nya cukup banyak--walaupun sepele sih. Misal, salah ketik nama, atau salah tanda baca, ada huruf yang hilang dll. Ya pokoknya begitu, lah. Masih bisa dimengerti kok. Jadi enggak terlalu masalah.

Overall

Secara keseluruhan, saya suka buku ini! Buku ini berhasil bikin saya kangen sama Thomas dan teman-temannya. Bikin saya mengubah perspektif terhadap beberapa karakter. Bikin saya ngerti juga tujuan WICKED itu apa.

Jujur, saya bahkan mikir bahwa WICKED sebenernya emang baik. Seenggaknya, niat mereka baik. Tapi cara mereka... yah, itu kelewatan sih menurut saya : v wkwk.

Quotes

"Kita harus memahami masalah secara lebih baik daripada solusinya, jika tidak, maka solusi dapat menjadi masalah."

--

"Kupikir hidup kita memiliki lebih banyak kegunaan daripada yang bisa kita pahami. Kupikir kita perlu memandang garis besarnya." 

--

"Secara alami.. pada dasarnya... siapa saja yang selamat dari gelombang teror pertama akan menjadi sedikit lebih keras. Lebih tangguh daripada umumnya. Inilah yang membantu mereka bertahan hidup. Sedangkan, yang lemah akan mati--atau segera mati."

--


"Dan aku akan melakukan apa saja--apa saja--demi memastikan bahwa kalian akan memiliki dunia untuk pulang, suatu hari nanti."

--

 "Yang terpenting adalah hasil akhirnya. Tentang cara kita tiba di sana... kita hanya menjalaninya. Oke? Bagaimanapun caranya."

--

"Yah, tapi ayolah. Manusia jatuh cinta, Thomas. Di masa-masa sulit ataupun masa-masa menyenangkan. Manusia jatuh cinta." 

--

"Ucapan selamat tinggal terlalu berat. Aku hanya akan berdiri dan berjalan keluar, seolah tidak ada masalah besar, dan kemudian aku akan menemuimu bila saatnya tiba, oke? Tak perlu melambaikan tangan segala." 


--

Teresa mendekatinya dan berbisik di telinganya. "Ini sangat penting," ujarnya. "Hal terpenting di dunia."


"Ya." Thomas menarik napas. "Karena WICKED itu baik." 


Stars


Terakhir, saya kasih 4 dari 5 bintang untuk WICKED yang baik!


2 comments:

  1. Saya baru beli buku ini hari ini. Sebenernya mikir banget buat beli buku ini Karna setelah baca 3 buku sebelumnya dan ditambah satu buku prekuel, saya agak kecewa dengan buku terakhir (The Kill Order). Karna dari buku pertama sampai ketiga udah di bikin seru Sama karakter yang udah nempel banget, tiba tiba di buku keempat nya ada tokoh baru dan cerita baru, yang menurut saya cerita nya agak ngga nyambung juga walaupun itu prekuelnya. Tapi saya ngga dapetin titik temu cerita dari The Kill Order ke The Maze Runner. Meskipun di ada beberapa part yang nyeritain Thomas. Tapi itupun ngga begitu jelas.
    Pas tadi ke toko Buku, yang cuma mau liat liat aja eh di Pas baru masuk udah di suguhin Sama display Buku ini (The Fever Code)
    Pas mau beli mikir mikir dulu. Males di bikin bingung lagi Sama cerita nya. Dan cuma liat cover depan Sama belakang nya aja. Karna buku nya belum ada yang di buka satupun plastiknya. Jadi saya ngga bisa liat dikit Isi nya (barang kali bisa tau sedikit jalan cerita nya) yasudahlah karna ngga niat beli sayapun pergi untuk liat liat buku lain. Tapi selama saya liat liat buku lain saya terus kefikiran buku yang tadi (The Fever code). Karna penasaran akhir nya saya buka google dan Cari review tentang buku ini. Dan nemulah review ini. Ngga spoiler sih. Tapi cukup ngeyakinin saya buat beli dan kembaliin baca lanjutan cerita The Maze Runner.
    Terima kasih yaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haloo! Kalau kamu enggak terlalu suka sama The Kill Order karena ceritanya kurang nyambung, kamu pasti suka sama yang Fever Code. Soalnya ceritanya emang tentang tokoh-tokoh di The Maze Runner : D Semoga suka yaa! Selamat membaca x D

      Delete