Sunday, October 23, 2016

,

The Cuckoo's Calling: Dekut Burung Kukuk - Robert Galbraith


Judul: The Cuckoo's Calling (Dekut Burung Kukuk)
Penulis: Robert Galbraith (J.K. Rowling)
Alih bahasa: Siska Yuanita
Desain sampul: Marcel A.W.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama



Blurb:

Ketika seorang supermodel jatuh dari ketinggian balkon di Mayfair yang bersalju, polisi menetapkan bahwa ini kasus bunuh diri. Namun, kakak korban meragukan keputusan itu, dan menghubungi sang detektif partikelir, Cormoran Strike, untuk menyelidikinya

.
Strike seorang veteran perang yang memiliki luka fisik dan luka batin. Hidupnya sedang kisruh. Kasus ini memberinya kelonggaran dalam hal keuangan, tapi menuntut imbalan pribadi yang mahal: semakin jauh dia terbenam dalam kasus ini, semakin kelam kenyataan yang ditemuinya---dan semakin besar bahaya yang mengancam nyawanya...


The Cuckoo's Calling ini dibuka dengan kematian Lula Landry--seorang supermodel yang lagi hangat dibicarain ketika itu. Lula, yang emang kondisinya sering enggak stabil diduga bunuh diri sama polisi dan kebanyakan orang.

Mereka hanya melihat apa yang ingin mereka lihat, mata mereka buta terhadap kebenaran tak terbantahkan yang tidak sesuai harapan.

Tapi kakak angkat Lula--John Bristow, enggak setuju kalau Lula dibunuh. Karena itu, dia menyewa jasa detektif partikelir bernama Cormoran Strike!

Awalnya, Strike enggak mau, karena dia nganggep si Bristow ini cuma ngada-ngada. Tapi karena waktu itu Strike lagi dilanda berbagai krisis (termasuk krisis keuangan yang parah banget), akhirnya Strike setuju. Dan lama-lama... jeng jeng, apakah John Bristow beneran cuma mengada-ada?




 Ada beberapa bukti yang mencolok banget. Misalnya, abis Lula Landry jatuh dari balkon, di rekaman CCTV, kelihatan ada dua orang yang lari dari arah flat Lula. Selain itu, tetangga yang tinggal dua lantai di bawah flat Lula--Tansy Bestigui--denger ada suara orang berantem sesaat sebelum Lula jatuh. Tapi, polisi mengabaikan kata-kata Tansy ini. Soalnya menurut mereka, Tansy enggak mungkin denger ada orang berantem kalau dia di dalam flat.

Hmm..




Yang mati hanya bisa berbicara melalui mulut orang-orang yang ditinggalkan, dan melalui tanda-tanda yang terserak di belakang mereka.

Selain itu, Strike juga harus melakukan wawancara sana-sini. Mulai dari desainer terkenal, supermodel temennya Lula, sampai temen Lula yang miskin dari rehab. 

Dalam menyelidiki misi ini, Strike dibantu sama Robin. Robin ini wanita dari Temporary Solution, semacam pegawai temporer. Tapi, Robin keasyikan kerja sama detektif kayak Strike, jadi waktu harusnya dia pergi dan kerja secara temporer di kantor lain, dia malah tetep di tempat Strike. HEHEHE.

Oke, mungkin segitu aja. Nanti spoiler wkwk.

SAYA SUKAA! Ah, saya enggak nyesel beli ini. Buku ini sebenernya udah agak jarang saya lihat di toko buku. Makanya begitu saya lihat, langsung saya beli. Dan karena saya emang suka baca cerita-cerita detektif, saya suka banget buku ini!

Alurnya menarik. Bener-bener enggak bikin bosen. Gaya terjemahannya juga oke. Saya jadi enggak berasa bacanya--tahu-tahu udah selesai aja.

Terus saya juga suka karakter-karakter di buku ini. Semuanya menarik! Dari Strike sendiri, sampai setiap orang yang terlibat dalam hidup Strike atau Lula Landry. Keren banget! 

Selain itu, saya juga suka konflik-konflik kehidupan pribadi Strike. Strike kasihan sekali ya : "



Dan yang terakhir dan paling saya suka, jelas PLOT TWIST-NYA!! Ini kan yang selalu paling keren dari cerita-cerita detektif. Kita berusaha nebak-nebak siapa kira-kira yang bunuh Lula Landry, dan iya, saya nyoba. Tapi di akhir-akhir, kok semua tersangka saya kayak punya alibi kuat gitu, sih? Taunya emang saya salah wkwk.

Tapi beneran deh. Saya enggak nyangka lho si itu yang jahat hehe. Dan yang saya suka lagi itu, detail-detail kecil yang saya lupakan, ternyata berpengaruh banget sama hasil penyelidikan. We o we keren lah pokoknya! 

Buku ini benar-benar harus dibaca sama orang yang suka baca cerita-cerita detektif! 

Nillness. Ketiadaan. Ke sanalah Landry telah pergi. Ke sanalah merka semua, termasuk dia dan Rochelle, akan menuju. Kadang kala illness berangsur-angsur berubah menjadi nillness, seperti yang terjadi pada ibu Bristow... kadang kala nillness bangkit dan mencegatmu tiba-tiba, seperti trotoar beton yang membentur tempurung kepalamu hingga pecah.

Terakhir, saya kasih 5 dari 5 bintang buat Lula si Cuckoo!



0 komentar:

Post a Comment